Lalu, berapa banyak orang yang terlibat? Ternyata jumlahnya tidak sedikit. Menurut pengamatan Mr. X, bisa mencapai ratusan orang. Mereka terlihat dengan caping dan sapu besar, membersihkan jalan-jalan di area industri.
Ceritanya jadi lebih kompleks ketika Mr. X mengungkap alasan di balik fenomena ini. Dalam sebuah diskusi internal, salah seorang direktur operasional di sana menjelaskan bahwa para pengusaha China punya komitmen dengan pemerintahnya.
kata Mr. X menirukan penjelasan sang direktur.
Jadi, di balik barisan tukang sapu bergaji tinggi itu, rupanya ada skema tersendiri. Sebuah kebijakan dari negeri tirai bambu untuk menyerap tenaga kerja, yang kemudian diimplementasikan hingga ke ujung dunia, termasuk di tengah panasnya Morowali.
Artikel Terkait
Isra Mikraj: Cermin Ujian Iman dalam Perjalanan Hidup Manusia
Dahlan Iskan dan Gelar yang Tak Pernah Diminta
Ketua RT di Karanganyar Luncurkan Ronda Terbang, Pantau Kampung dengan Drone Hasil Tabungan 7 Tahun
Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros, 11 Orang dalam Penerbangan Yogyakarta-Makassar