Lalu, berapa banyak orang yang terlibat? Ternyata jumlahnya tidak sedikit. Menurut pengamatan Mr. X, bisa mencapai ratusan orang. Mereka terlihat dengan caping dan sapu besar, membersihkan jalan-jalan di area industri.
Ceritanya jadi lebih kompleks ketika Mr. X mengungkap alasan di balik fenomena ini. Dalam sebuah diskusi internal, salah seorang direktur operasional di sana menjelaskan bahwa para pengusaha China punya komitmen dengan pemerintahnya.
kata Mr. X menirukan penjelasan sang direktur.
Jadi, di balik barisan tukang sapu bergaji tinggi itu, rupanya ada skema tersendiri. Sebuah kebijakan dari negeri tirai bambu untuk menyerap tenaga kerja, yang kemudian diimplementasikan hingga ke ujung dunia, termasuk di tengah panasnya Morowali.
Artikel Terkait
Saksi Ungkap Harga Chromebook di Bawah Pasar, Kerugian Negara Dipertanyakan
IAEA: Iran Belum Miliki Program Senjata Nuklir, Namun Pengayaan Uranium Capai Level Mengkhawatirkan
Kapal Perang Iran Ditenggelamkan Kapal Selam AS di Lepas Pantai Sri Lanka
Menhub Siapkan 841 Kapal untuk Angkut 3,2 Juta Pemudik Lebaran 2026