"Prioritas kami tetap menjangkau daerah-daerah yang terisolasi seperti Aceh Tamiang, Sibolga, Tapteng, Tapanuli Selatan, Aceh Utara, Aceh Selatan, Agam, Banda Meriah, Palembayang, dan lainnya," jelasnya.
Namun begitu, dia juga jujur mengakui kendala di lapangan. Tantangan terbesarnya bukan lagi uang, melainkan bagaimana menembus daerah yang jalannya putus total.
"Tantangannya ada di transportasi. Kami terus koordinasi dengan berbagai pihak agar bantuan benar-benar sampai ke saudara kita yang membutuhkan," kata Ferry.
Di sisi lain, respons publik yang begitu masif ini menunjukkan satu hal: kepedulian sosial masyarakat Indonesia masih sangat tinggi. Saat bencana datang, solidaritas selalu muncul mengalahkan segala perbedaan.
Aksi Ferry ini, sekali lagi, membuktikan bahwa kolaborasi antara publik figur dan masyarakat bisa menghasilkan dampak nyata yang sangat besar. Sekarang, semua mata tertuju pada proses penyaluran, berharap bantuan segera meringankan beban mereka yang terdampak.
Artikel Terkait
SBY Sampaikan Dukungan Penuh dan Pertimbangan Strategis untuk Prabowo Atasi Konflik AS-Israel-Iran
Kapolri Apresiasi Sinergi Forkopimda Jabar, 168 Rumah Dibangun untuk Warga Kurang Mampu
KPK Bantah Pengakuan Bupati Fadia Soal Fokus Urusan Seremonial
Jonatan Christie Lolos ke 16 Besar All England Lewat Pertarungan Tiga Gim