"Serius, di saat seperti ini malah ngomong begitu?" tulis seorang warganet di kolom komentar. Rasanya, pernyataan itu salah tempat dan salah waktu.
Lalu, bagaimana tanggapan Presiden? Prabowo tidak marah. Dia cuma tersenyum tipis, lalu mengangkat tangannya dan melambai kecil. Gerakannya seperti isyarat halus, seolah berkata, "sudah, tidak usah."
Adegan singkat itu langsung menyebar ke mana-mana. Sementara warga masih berjuang membersihkan sisa lumpur dari rumah mereka, percakapan publik malah bergeser. Dari bencana alam jadi pembahasan tentang budaya memuji, tentang politik, dan tentang rasa empati yang kadang hilang di saat yang paling dibutuhkan. Sebuah tragedi, tanpa direncanakan, berubah jadi panggung drama yang membuat banyak orang merasa tidak nyaman.
Artikel Terkait
Kapolri Apresiasi Sinergi Forkopimda Jabar, 168 Rumah Dibangun untuk Warga Kurang Mampu
KPK Bantah Pengakuan Bupati Fadia Soal Fokus Urusan Seremonial
Jonatan Christie Lolos ke 16 Besar All England Lewat Pertarungan Tiga Gim
Kampoeng Popsa di Losari Jadi Destinasi Favorit Sahur hingga Subuh