Di Rafah, wilayah selatan Gaza yang kini menjadi sorotan, militer Israel kembali melancarkan serangan. Minggu (30/11) lalu, mereka mengklaim telah menembak mati empat pejuang Hamas. Keempatnya disebut muncul dari sebuah terowongan.
Menurut sejumlah saksi, situasi di lapangan memang mencekam. Puluhan, bahkan mungkin lebih, pejuang Hamas diperkirakan masih bersembunyi di labirin terowongan bawah tanah. Yang menarik, area persembunyian ini justru berada di bawah kawasan yang secara fisik sudah dikuasai pasukan Israel.
Peristiwa penembakan itu terjadi malam hari, saat pasukan Israel sedang beroperasi di sisi timur Rafah. Tiba-tiba, empat sosok terlihat keluar dari mulut terowongan.
“Empat teroris yang keluar dari infrastruktur bawah tanah di area tersebut teridentifikasi. Dengan panduan Angkatan Udara Israel, pasukan kemudian menyingkirkan para teroris itu,”
Artikel Terkait
Khamenei Tuding AS dan Israel Dalang Kerusuhan, Janji Pertanggungjawaban
Gelar B.Sc. Gibran Picu Polemik Kelulusan SMA di Media Sosial
Selebaran Uang untuk Suamiku, Potret Keteguhan di Dinding yang Sunyi
Menjaga Martabat Indonesia: Kebangsaan Sebagai Panggilan Nurani di Tengah Zaman yang Berubah