Jakarta – Jadwal resmi FIFA Series 2026 akhirnya dirilis. Dan kabar baiknya, Jakarta terpilih menjadi salah satu kota tuan rumah. Dua pertandingan akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27 dan 30 Maret mendatang.
Menyambut kabar ini, Ketua Umum PSSI Erick Thohir tampak bersemangat. Ia melihat momen ini sebagai panggung yang pas untuk menguji coba Timnas Indonesia di bawah kendali pelatih barunya, John Herdman. Optimismenya jelas terasa.
Tak cuma Skuad Garuda, tiga tim lain dari benua berbeda akan turut meramaikan. Ada Bulgaria dari Eropa, Kepulauan Solomon dari Oseania, dan St. Kitts and Nevis dari kawasan CONCACAF. Kombinasi yang cukup menarik, bukan?
Menurut Erick, keragaman lawan inilah yang justru jadi nilai plus.
"Ajang ini tak hanya menjadi uji coba yang baik bagi pelatih baru, John Herdman, tapi juga kesempatan bagi para pemain Timnas untuk menjajal kemampuan dan gaya bermain berbeda dari konfederasi berbeda," ujarnya di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Ia menambahkan, FIFA Series dirancang untuk memberi pengalaman langsung melawan dua gaya permainan yang kontras. Ujian sesungguhnya akan langsung datang di laga pembuka.
Pada 27 Maret nanti, Indonesia langsung berhadapan dengan St. Kitts and Nevis. Tim dari Karibia ini punya karakter yang unik.
"Di pertandingan pertama, Indonesia akan melawan St. Kitts and Nevis (CONCACAF), yang merupakan bekas koloni Inggris. Gaya main mereka banyak mengadopsi British football style, dan juga mengandalkan counter attack," jelas Erick.
Pertarungan taktis pertama bagi Herdman. Bagaimana caranya menetralisir serangan balik cepat ala Inggris itu? Itu pertanyaan besarnya.
Kalau berhasil lolos, tantangan berikutnya menunggu. Lawannya bisa Bulgaria atau Kepulauan Solomon. Dua tim dengan filosofi bermain yang bagai bumi dan langit.
Kepulauan Solomon dikenal dengan skill individu yang memukau, hasil dari budaya futsal dan sepak bola jalanan yang kental. Sementara Bulgaria mewakili sepak bola Eropa Timur yang keras, disiplin, dan sangat pragmatis. Mereka jarang memberi ruang dan sangat efisien.
Pada akhirnya, harapan Erick Thohir jelas. Turnamen empat negara ini diharapkan bisa jadi fondasi awal untuk era baru Timnas Indonesia. Sebuah titik awal, dengan pelatih baru dan tantangan dari tiga benua, untuk membangkitkan kembali Skuad Garuda.
"Saya berharap, Timnas di era pelatih baru ini bisa memanfaatkan ajang ini untuk membangun kembali kekuatan Timnas," pungkasnya.
Ini jadwal lengkapnya di SUGBK:
Jumat, 27 Maret 2026
Bulibia vs Kepulauan Solomon (15.30 WIB)
Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis (20.00 WIB)
Senin, 30 Maret 2026
Perebutan tempat ketiga (15.30 WIB)
Final (20.00 WIB)
(ASM)
Artikel Terkait
Saan Mustopa Padukan Bagi-bagi Sembako dengan Konsolidasi Data Jelang 2029
Gibran Ingatkan Pemerataan Guru Jadi Fondasi Transformasi Digital
Majikan di Bogor Diperiksa Polisi Usai Diduga Aniaya ART, Keluar Mapolres Pakai Kursi Roda
Rutan Serang Gelar Buka Puasa Bersama untuk Tahanan dan Keluarga