Sayangnya, hingga detik ini, perhiasan-perhiasan bersejarah yang dicuri masih hilang. Barang-barang yang lenyap termasuk kalung mewah berlian dan zamrud, sebuah hadiah dari Napoleon untuk Permaisuri Marie-Louise. Selain itu, sebuah tiara mutiara dan berlian milik Permaisuri Eugenie juga ikut raib.
Yang membuat aksi ini begitu mengejutkan adalah kecepatan dan keberaniannya. Cuma butuh waktu kurang dari delapan menit bagi para pencuri ini untuk menyelesaikan misinya. Mereka memanfaatkan lift barang untuk masuk ke dalam museum.
Rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan dua orang membobol Galeri Apollo. Dengan menggunakan pemotong cakram, mereka memotong etalase kaca yang melindungi perhiasan, mengambil barang-barang berharga itu, lalu melarikan diri. Dua orang lainnya, yang sudah menunggu dengan skuter, langsung bergabung dan mereka kabur bersama.
Semuanya terjadi begitu cepat, seolah sudah direncanakan dengan sangat matang.
Artikel Terkait
Dari Medan Berat, Bantuan TNI Akhirnya Sampai ke Pelosok Sumatra
Ketika Takwa Hanya di Lisan, Keadilan Pun Jadi Sandiwara
Mendagri Serahkan Gerobak dan Mi Instan, Pacu Pemulihan Aceh Tamiang
Gus Irfan Bekali Petugas Haji 2026 dengan Bahasa Arab untuk Antisipasi Masalah di Tanah Suci