Karena itulah, koordinasi sejak dini dinilai sangat krusial. Tujuannya jelas: menghindari perebutan kewenangan di kemudian hari.
Di sisi lain, Rifqi menyoroti satu hal yang masih belum jelas: berapa jumlah ASN pusat yang akan berkantor di IKN nantinya.
Menurutnya, tanpa perencanaan yang detail, infrastruktur megah yang sudah dibangun di IKN berisiko terbengkalai. Ia bahkan menyebutkan bahwa sebagian anggota komisinya sudah melihat langsung kondisi di sana.
Tak hanya itu, Rifqi juga meminta pemerintah memberikan kepastian terkait skema penempatan ASN. Mulai dari rencana hunian, status jabatan yang berhak menempati rusun, sampai keterlibatan perbankan untuk pembiayaan.
Artikel Terkait
Iran Tegas Tangani Perusuh, Unjuk Rasa Bergulir ke 45 Kota
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan, Muhammadiyah dan NU Tegaskan Bukan Sikap Resmi
Ketika Humor Tak Mau Lagi Hanya Menghibur: Absurditas dan Batas Toleransi Publik
Ketika Koruptor Beragama Islam, Mengapa Agamanya yang Diserang?