Dalam sebuah pertemuan tertutup, Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Prof. Mahfud MD, mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto tak segan menegur pimpinan tertinggi TNI dan Polri. Tegasnya, Prabowo menyampaikan pesan yang sangat gamblang.
"Presiden sampai menegor Kapolri dan Panglima TNI," ujar Mahfud.
Kata-kata yang dilontarkan Prabowo terbilang keras. "Percuma kalian punya bintang empat kalau tidak bisa membantu rakyat membenahi pelanggaran pada rakyat," begitu kira-kira isi teguran itu, seperti diungkap Mahfud dalam podcast Terus Terang di kanal YouTube miliknya, Senin (24/11/2025).
Menurut Mahfud, pernyataan semacam ini bukanlah hal yang dirahasiakan. Di sisi lain, Prabowo juga diketahui kerap menyampaikan pesan serupa di forum terbuka, bahkan di hadapan anggota DPR dan dalam kunjungan kerjanya ke berbagai daerah. Pernyataan keras itu bukan kali ini saja. Dalam pidato 16 Agustus lalu, misalnya, Prabowo sudah mengancam akan menindak tegas semua pihak yang terlibat dalam praktik tambang ilegal ancaman itu juga menyasar para jenderal, baik dari jajaran TNI maupun Polri.
Yang menarik, Prabowo tak hanya bicara tanpa data.
"Beliau bahkan menunjukkan data yang dibeli dari luar negeri tentang kekayaan alam yang dikuras puluhan tahun tapi uangnya tidak kembali ke masyarakat," kata Mahfud lagi.
Sebagai mantan Menko Polhukam, Mahfud meyakini komitmen Prabowo ini sungguh-sungguh. Ia melihat konsistensi yang sama, baik di ruang tertutup maupun di depan publik. Nada dan ketegasannya tak berubah.
Artikel Terkait
Penyidik Polda Sumut Geledah Kantor Diskominfo Tebing Tinggi Usai OTT
Polisi Purbalingga Gagalkan Dua Modus Penyalahgunaan Subsidi LPG dan BBM
Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Dharma Santi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Ibu Laporkan Perawat RSHS Bandung atas Dugaan Percobaan Penculikan Bayi