Istilah Krismuha adalah sekedar istilah sosiologis dan tidak ada hubungannya dengan teologis atau aqidah.
Ini adalah salah satu contoh menarik bahwa Indonesia menjunjung tinggi kerukunan antar umat beragama sesuai asas Pancasila.
Beberapa warganet yang minim literasi salah sangka terhadap penyebutan ini karena mereka menganggap bahwa krismuha adalah salah satu bentuk kekeliruan.
Faktanya sebutan unik ini lahir dari istilah awam yang mengarah pada Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang sebagian besar mahasiswanya beragaman non islam.
Diperkirakan ada sekita 70 sampai 80 persen mahasiswa yang menuntut ilmu disini beragama Kristen dan Katholik.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: surabaya.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Seragam Kekecilan, Semangat Membara: Kisah Sukses Sekolah Rakyat Banjarbaru
Gubernur Anung Pramono Tegaskan Jakarta Masih Bebas dari Ancaman Super Flu
Kepala Pajak yang Baru Dilantik Sri Mulyani Diciduk KPK, Pajak Rp75 Miliar Dipotong Jadi Rp15 Miliar
Agama atau Bius Massal? Ketika Ibadah Hanya Menenangkan, Bukan Membela