Dia berharap Kamboja bisa ikut serta dan mendukung penuh inisiatif ini. Forum tersebut, jika terwujud, akan menjadi wadah diskusi yang cukup signifikan bagi kawasan.
Tak berhenti di situ, dalam pertemuan itu Pigai juga meminta dukungan konkret dari Kamboja. Indonesia sedang mempersiapkan diri untuk maju sebagai presiden Dewan HAM PBB pada 2026.
Bagi Pigai, pencalonan ini bukan sekadar ambisi. Ini adalah bukti komitmen Indonesia untuk terus aktif berkontribusi dalam isu-isu HAM di panggung global. Sebuah langkah yang diharapkan bisa memperkuat posisi Indonesia di mata dunia.
Artikel Terkait
Kemenag Tegaskan Distribusi Zakat Harus Berbasis Data Sosial Nasional
Bupati Bone Perintahkan Pembentukan Kios Pangan di Setiap Kecamatan Jelang Ramadan
Kemensos Setujui Pembangunan Sekolah Rakyat di Luwu Timur
Siswi SMP Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Kali Terpencil Sikka