"Saya menyadari bahwa tindakan tersebut menyebabkan beberapa dampak negatif, seperti kekecewaan, kesalahpahaman, atau kerugian pada fasilitas umum. Saya mengakui hal tersebut adalah kesalahan besar dari pihak saya," lanjutnya.
Tak cuma sekadar permintaan maaf. Hendrik juga menegaskan kesiapannya untuk bertanggung jawab sepenuhnya. Ia berjanji akan memperbaiki saluran drainase yang sempat ia bongkar.
"Saya bangun kembali," tegasnya.
Sebelum momen permintaan maaf ini, kejadiannya sempat viral. Video Hendrik membongkar drainase tersebar luas di media sosial. Dalam video awal itu, ia bersikukuh bahwa aksinya adalah bentuk protes. Tagihan proyek dari Pemkot Pekanbaru tak kunjung cair, dan ia dengan lantang berkata, "Itu hak saya," ketika ditanya alasannya.
Artikel Terkait
Tiga Eks Kapolres Alami Rotasi dalam Mutasi Polri Akhir Februari 2026
IKA Unhas Gelar Buka Puasa Bersama, Amran Sulaiman Diharapkan Jadi Orang ke-2 di RI
Warga Surabaya Berbuka Puasa Pukul 17.52 WIB Hari Ini
Natalius Pigai Desak Bareskrim Terapkan Keadilan Restoratif untuk Kasus Pandji