Suasana mencekam sempat menyelimuti Jalan Seroja, Denpasar, Bali. Semuanya berawal dari sebuah koper yang ditinggalkan begitu saja di depan sebuah salon. Setelah penyelidikan, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi pemiliknya: Syaiful, seorang pemulung berusia 30 tahun.
Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, membenarkan hal ini.
Kronologinya ternyata cukup sederhana. Pada Jumat pagi itu, sekitar pukul 08.00 WITA, Syaiful datang ke sebuah bengkel dekat salon hanya untuk mengganti ban motornya. Dia menaruh gerobak rongsokan dan koper tua itu di teras bengkel. Setengah jam kemudian, urusannya selesai. Dia mengambil gerobaknya, naik ke motor, dan pergi. Sayangnya, dia lupa kalau koper itu tidak ikut dibawa.
Rencananya sih, koper berisi rongsokan itu mau dibuang ke TPA Pasar Kreneng. Tapi, ya itu tadi, dia kelupaan.
Koper itu pun tertinggal. Barulah malam harinya, sekitar pukul 22.50 WITA, pemilik bengkel bernama Agus (39) menggeser koper itu ke trotoar saat dia mau tutup bengkel. Agus cuma menduga itu barang titipan atau kelupaan, jadi dia taruh di tempat yang lebih terbuka dengan harapan pemiliknya datang kembali.
Artikel Terkait
Dunia Hanya Punya 2,8 Hari Sebelum Langit Runtuh
Trump: Iran di Ambang Kejatuhan, Rakyat Mulai Kuasai Kota
Akreditasi Tinggi, Layanan Sepi: Ilusi Mutu Perpustakaan yang Tersandera Angka
Swasembada Pangan: Dari Target Ambisius Menjadi Kenyataan yang Terukur