BANJARNEGARA - Hari keenam pencarian korban longsor di Dukuh Situkung, Desa Pandanarum, berlangsung dalam suasana mencekam. Hujan yang mengguyur tanpa henti sejak siang membuat medan operasi semakin berbahaya. Meski begitu, tim SAR gabungan berhasil menemukan dua jasad lagi pada Jumat (21/11/2025) sore, menaikkan total korban tewas menjadi 12 orang.
Dua korban terbaru ini ditemukan dalam rentang waktu yang berdekatan. Pukul 16.30 WIB, jasad seorang perempuan dewasa berhasil dievakuasi dari sektor C.1. Tak sampai setengah jam kemudian, tim menemukan jasad bocah laki-laki di lokasi yang sama.
Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, membenarkan perkembangan ini. Suaranya terdapat lelah namun tegas.
Budiono juga mengungkap identitas dua korban yang ditemukan sehari sebelumnya, yakni Ibu Lipah (45) dan Warjono Lamar (65). Semua korban sejauh ini ditemukan di area yang diduga menjadi pusat tertimbunnya warga saat material longsor menerjang permukiman.
Di sisi lain, cuaca terus menjadi tantangan terbesar. Hujan deras yang turun sejak siang membatasi pergerakan alat berat dan mengancam keselamatan personel. Tim SAR terpaksa menghentikan operasi setiap kali hujan mengguyur deras karena risiko longsor susulan sangat tinggi.
Artikel Terkait
JPU Tolak Eksepsi Nadiem, Tuntut Sidang Lanjut di Kasus Korupsi Chromebook Rp2,1 Triliun
Prabowo: Prestasi Atlet di SEA Games 2025 Cermin Kekuatan Bangsa
25 Desa Lenyap Ditelan Bencana, Pemerintah Siapkan Opsi Relokasi
Partai Non-Parlemen Buka Sekretariat Bersama, Siapkan Tuntutan Reformasi Pemilu