Meski data pelanggarannya cukup banyak, Alamsyah menegaskan bahwa Operasi Zebra Samrat ini tidak sekadar menindak. Justru, kata dia, yang lebih diutamakan adalah aspek edukasi dan pembinaan. Tujuannya jelas: menanamkan disiplin dan kesadaran akan keselamatan di jalan raya.
“Memang ada penindakan, tapi fokus kami lebih ke memberi pemahaman,” ujarnya. Upaya itu dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari mendatangi komunitas pengendara roda dua dan empat, hingga menyambangi sekolah-sekolah untuk sosialisasi. Imbauan lewat media juga terus digeber.
Harapannya sih sederhana. Dengan operasi seperti ini, masyarakat makin sadar untuk tertib berlalu lintas.
“Yang paling penting, utamakan keselamatan,” pesan Alamsyah. Ia mengingatkan agar semua pihak mematuhi aturan, mengurangi pelanggaran, dan bersama-sama mencegah terjadinya kecelakaan.
Artikel Terkait
Kemenag Tegaskan Distribusi Zakat Harus Berbasis Data Sosial Nasional
Bupati Bone Perintahkan Pembentukan Kios Pangan di Setiap Kecamatan Jelang Ramadan
Kemensos Setujui Pembangunan Sekolah Rakyat di Luwu Timur
Siswi SMP Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Kali Terpencil Sikka