Meski data pelanggarannya cukup banyak, Alamsyah menegaskan bahwa Operasi Zebra Samrat ini tidak sekadar menindak. Justru, kata dia, yang lebih diutamakan adalah aspek edukasi dan pembinaan. Tujuannya jelas: menanamkan disiplin dan kesadaran akan keselamatan di jalan raya.
“Memang ada penindakan, tapi fokus kami lebih ke memberi pemahaman,” ujarnya. Upaya itu dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari mendatangi komunitas pengendara roda dua dan empat, hingga menyambangi sekolah-sekolah untuk sosialisasi. Imbauan lewat media juga terus digeber.
Harapannya sih sederhana. Dengan operasi seperti ini, masyarakat makin sadar untuk tertib berlalu lintas.
“Yang paling penting, utamakan keselamatan,” pesan Alamsyah. Ia mengingatkan agar semua pihak mematuhi aturan, mengurangi pelanggaran, dan bersama-sama mencegah terjadinya kecelakaan.
Artikel Terkait
KPK Beberkan Modus Bupati Tulungagung Paksa 16 Dinas Setor Rp2,7 Miliar untuk Keperluan Pribadi
Bupati Bone Pastikan 10 Sumur Bor dari Pusat Segera Diresmikan
BMKG Prakirakan Cuaca Bervariasi, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Daerah di Sulsel
Damkar Mamuju Evakuasi Piton 6 Meter yang Memangsa Kambing Warga