Menurut informasi yang beredar, awalnya pelaku membawa tujuh bom yang rencananya akan diledakkan di sekolah. Tapi, tidak semua meledak. Hanya empat yang benar-benar meledak, sementara sisanya berhasil diamankan oleh petugas. Situasinya cukup mencekam saat itu.
Ledakan terjadi di dua titik utama: di dalam masjid dan juga di taman baca yang letaknya tak jauh dari bank sampah. Untuk bom di masjid, pelaku menggunakan remote sebagai pemicu. Sementara itu, bom yang diledakkan di taman baca dan area sampah di pabrik menggunakan sumbu biasa.
Kejadian ini tentu meninggalkan bekas yang dalam bagi warga sekolah dan lingkungan sekitarnya.
Artikel Terkait
Anies Baswedan dan Tiga Lapis Strategi Menuju 2029
Iran Tegas Tangani Perusuh, Unjuk Rasa Bergulir ke 45 Kota
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan, Muhammadiyah dan NU Tegaskan Bukan Sikap Resmi
Ketika Humor Tak Mau Lagi Hanya Menghibur: Absurditas dan Batas Toleransi Publik