Di sela acara 'Sarasehan 99 Ekonom Syariah Indonesia' di Menara Mega, Jakarta Selatan, Wakil Presiden Ma'ruf Amin angkat bicara. Ia menyoroti tarif resiprokal atau ART yang baru saja disepakati Indonesia dan Amerika Serikat. Kesepakatan itu, menurutnya, berpotensi mempengaruhi aturan produk halal di dalam negeri.
Ma'ruf Amin punya pesan jelas untuk pemerintah: antisipasi dampaknya. Ia khawatir produk halal lokal bisa tergerus oleh membanjirnya barang impor.
"Ya saya kira, tentu saja karena ini kebijakan pemerintah ya, maka kita harus mengantisipasi ya, untuk produk-produk halal kita itu. Dan kita jangan hanya terfokus pada satu negara,"
Begitu penjelasannya usai acara, Selasa (24/2/2026) lalu.
Intinya, ia mendorong diversifikasi. Menurut Wapres, kerja sama ekspor Indonesia sebaiknya diperlebar jangkauannya. Jangan bergantung pada satu mitra dagang saja. Dengan begitu, jika satu negara menerapkan kebijakan sepihak, dampaknya tak akan terlalu menghantam karena masih ada pasar lain yang bisa diandalkan.
Artikel Terkait
Gagalnya Perundingan AS-Iran Dorong Harga Minyak Tembus US$100, Saham Migas RI Menguat
Foton eMiler, Truk Listrik dengan Kabin Lapang dan Akselerasi Halus, Siap Operasi di Indonesia
Dolar AS Melonjak ke Level Tertinggi Seminggu Usai Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,86 Juta per Gram, Harga Buyback Turun Rp42 Ribu