Gubernur DKI Pramono Anung Tegaskan Perang terhadap Perundungan di Sekolah

- Rabu, 19 November 2025 | 20:12 WIB
Gubernur DKI Pramono Anung Tegaskan Perang terhadap Perundungan di Sekolah
Pemprov DKI Perkuat Komitmen Sekolah Bebas Perundungan

Pemprov DKI Perkuat Komitmen Sekolah Bebas Perundungan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi mengukuhkan 673 guru fungsional untuk menduduki posisi strategis sebagai kepala sekolah negeri. Pelantikan massal yang digelar di Balai Kota DKI Jakarta ini dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang menekankan komitmen kuat untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

"Tidak boleh ada bullying di seluruh sekolah di Jakarta," tegas Gubernur Pramono Anung dengan nada tegas di hadapan para kepala sekolah baru.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi instruksi langsung agar pencegahan dan penanganan perundungan menjadi agenda prioritas dalam tata kelola sekolah.

Implementasi Program Bantuan dan Subsidi Pendidikan

Selain isu keamanan lingkungan belajar, Gubernur juga meminta para kepala sekolah untuk memastikan implementasi penuh dari berbagai program bantuan dan subsidi pendidikan. Program-program seperti Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), serta berbagai inisiatif perlindungan anak harus dikawal secara ketat.

"Kawal implementasi KJP Plus, KJMU, dan program perlindungan anak agar benar-benar memberi dampak bagi masa depan peserta didik. Bangun ekosistem sekolah yang sehat, rapi, dan akuntabel," pesan Pramono.

Peningkatan Kualitas SDM dan Akuntabilitas Kerja

Pramono Anung menutup arahan dengan menekankan pentingnya peningkatan performa individu bagi para pendidik. Ia mendorong agar setiap tugas dan pekerjaan yang dilaksanakan harus memberikan hasil yang konkret dan berdampak langsung bagi kemajuan masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan, Pemprov DKI Jakarta berjanji akan terus membuka dan menyediakan ruang pengembangan kapasitas yang lebih luas. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Ibu Kota, sekaligus menjadi fondasi untuk terciptanya lulusan yang berdaya saing tinggi di masa depan.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar