Dari Limbah Menjadi Vision: Inovasi Kacamata Tanduk Sapi Uganda
Di bengkel kreatif yang terletak di jantung Kampala, sebuah transformasi luar biasa sedang terjadi. Tanduk sapi yang sebelumnya terbuang percuma kini menemukan kehidupan baru sebagai bingkai kacamata elegan yang tidak hanya stylish tetapi juga terjangkau.
Wazi Vision, perusahaan sosial yang menggabungkan inovasi teknologi dengan pemanfaatan sumber daya lokal, telah menciptakan terobosan dalam aksesibilitas perawatan mata bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Brenda Katwesigye, pendiri Wazi Vision, mengungkapkan bahwa inspirasi berdirinya perusahaan berasal dari pengalaman pribadinya yang menyadari mahalnya biaya tes mata, bahkan dengan asuransi sekalipun.
"Kesadaran akan kesenjangan akses perawatan mata inilah yang mendorong kami menciptakan solusi berkelanjutan," jelas Katwesigye.
Perusahaan ini memanfaatkan limbah tanduk sapi yang melimpah dari rumah pemotongan hewan setempat. Grace Kansiime, Direktur Pelaksana Wazi Vision, menegaskan bahwa pilihan material ini merupakan keputusan strategis.
"Dengan tingkat konsumsi daging sapi yang tinggi di Uganda, tersedia banyak tanduk sapi yang sebelumnya tidak termanfaatkan. Kami melihat peluang dimana orang lain melihat limbah," papar Kansiime.
Artikel Terkait
Menkes Minta Rumah Rusak Tenaga Kesehatan Aceh Segera Diperbaiki
Megawati Resmikan Institut Pancasila di Tengah Kemeriahan HUT PDIP
Gesekan PSI-Demokrat Terbuka, Ade Armando Tuding Roy Suryo Dijalankan Partai
Kemenkes Buka Pintu Donasi Alkes untuk Korban Bencana Sumatera