"Biarlah mereka di sekolah masing-masing, kalau mereka mau lihat bisa mungkin dari TV dan kalau saya mau periksa, saya akan masuk ke ruang kelas saja," tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, Prabowo telah memerintahkan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya untuk segera mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia. Surat tersebut akan berisi imbauan resmi untuk tidak lagi mengerahkan siswa sekolah dalam penyambutan kunjungan kerja presiden.
Presiden juga mengungkapkan sisi emosionalnya saat bertemu dengan rakyat, termasuk anak-anak. "Tiap kali saya lihat wajah-wajah rakyat, wajah-wajah anak-anak, itu saya juga tambah semangat, saya tambah muda karena energi dari mereka," katanya.
Namun demikian, Prabowo tetap konsisten dengan permintaannya. "Jadi ini saya mohon para bupati untuk selanjutnya dan untuk bupati di seluruh Indonesia, wali kota, kalau saya datang tidak perlu anak-anak sekolah untuk dikerahkan," pungkasnya menegaskan.
Kebijakan baru ini diharapkan dapat mengembalikan fokus anak-anak pada kegiatan belajar di sekolah, sekaligus mencerminkan kepemimpinan yang peduli terhadap kenyamanan dan pendidikan generasi muda.
Artikel Terkait
KPK Beberkan Modus Bupati Tulungagung Paksa 16 Dinas Setor Rp2,7 Miliar untuk Keperluan Pribadi
Bupati Bone Pastikan 10 Sumur Bor dari Pusat Segera Diresmikan
BMKG Prakirakan Cuaca Bervariasi, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Daerah di Sulsel
Damkar Mamuju Evakuasi Piton 6 Meter yang Memangsa Kambing Warga