Jembatan Kabanaran, yang membentang sepanjang 2,3 kilometer, menjadi penghubung vital antara Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulon Progo. Posisinya yang strategis di sisi Pantai Laut Selatan (Pansela) tidak hanya meningkatkan akses transportasi tetapi juga menawarkan pemandangan alam yang memukau.
Sebagai sentuhan budaya, di tengah-tengah jembatan terdapat sebuah Gunungan dengan warna cokelat keemasan yang dihiasi corak ukiran batik, menyimbolkan kearifan lokal Yogyakarta yang kental.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dalam kesempatan tersebut mengonfirmasi bahwa anggaran pembangunan jembatan ini mencapai sekitar Rp 860 miliar. "Dan semua mengarah ke konektivitas dan sebagai bukti nyata dari Asta Cita pak presiden," tegas Dody kepada awak media, menekankan keselarasan proyek ini dengan visi pembangunan nasional.
"Saya sangat terkesan dengan keindahan ini, luar biasa juga desainnya sangat luar biasa. Semoga Yang Maha Kuasa selalu menyertai rakyat Yogyakarta," - Presiden Prabowo Subianto.
Peresmian Jembatan Kabanaran ini dinilai tidak hanya sebagai pencapaian di bidang infrastruktur, tetapi juga sebagai wujud komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan ekonomi berbasis konektivitas dan kebudayaan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI di Munas ke-16
Mentan Proyeksikan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Dorong Hilirisasi Inovasi Kampus
Remaja 14 Tahun Hilang di Hutan Mamuju, Pencarian Gabungan Masih Berlangsung
Truk Skylift Dinas Perhubungan Gianyar Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting