Mengkritisi Program MBG: Upaya Mewujudkan Manfaat yang Lebih Baik untuk Rakyat
Mengulas Program Makanan Bergizi (MBG) saat ini bukanlah hal yang sederhana. Berbeda dengan masa awal perencanaannya, yang hanya mendapat sedikit penolakan, situasi sekarang jauh lebih kompleks. Dengan adanya ribuan dapur penyelenggara dan ratusan ribu pekerja yang terlibat, dukungan untuk program ini menjadi sangat kuat. Bahkan, orang tua yang anaknya menerima manfaat MBG juga turut membela program ini dengan penuh semangat.
Namun, penting untuk menyampaikan pandangan kritis secara jelas dan bertanggung jawab. Berikut adalah beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:
Dukungan Prinsip dan Kekhawatiran Implementasi
Secara prinsip, program MBG sangat didukung. Bahkan, inisiatif untuk memberikan asupan gizi tambahan bagi anak sekolah telah dilakukan secara mandiri jauh sebelum program ini digaungkan. Namun, dukungan ini tidak serta merta menutup mata terhadap berbagai masalah yang muncul dalam pelaksanaannya.
Kualitas Gizi sebagai Kunci Utama
Fokus utama program MBG seharusnya adalah pemenuhan gizi yang berkualitas. Memberikan makanan kepada puluhan juta anak tanpa memastikan kandungan gizinya yang memadai hanya akan menjadi kegiatan yang sia-sia. Kualitas gizi harus menjadi prioritas di atas segalanya.
Artikel Terkait
Gedung Putih Buka Opsi Militer untuk Greenland, Sekutu Eropa Serentak Tolak
Pemerintah Siapkan Dana Darurat Rp 60 Triliun untuk Hadapi Bencana di 2026
Gelap Mata di Rumah Mertua, MA Vonis Mati Pelaku Femisida
Pemerintah Pacu 34 Proyek Sampah Jadi Listrik di Awal Tahun