Pemerintah Venezuela telah menuduh Amerika Serikat melakukan upaya perubahan rezim melalui peningkatan postur militer di wilayah tersebut. Tuduhan ini disampaikan menyusul dikerahkannya armada kapal induk, kapal perang, dan pesawat tempur siluman oleh AS. Sebaliknya, pemerintah AS menuduh Maduro memimpin organisasi kartel narkoba yang tergolong sebagai teroris.
Isu serupa juga berkembang mengenai hubungan AS-Meksiko, dimana Trump menyatakan kekecewaannya atas penanganan kartel narkoba oleh pemerintah Meksiko. Presiden AS tersebut membuka kemungkinan dilakukannya operasi militer serupa di wilayah Meksiko jika dinilai diperlukan.
"Apakah saya akan mengizinkan operasi untuk memberantas narkoba? Saya tidak keberatan. Segala cara akan kita tempuh untuk menghentikan peredaran narkoba," tegas Trump ketika ditanya mengenai kemungkinan intervensi di Meksiko.
Trump menambahkan, "Saya tidak mengatakan bahwa kita akan melakukannya, tapi saya dengan senang hati akan melakukannya. Karena dengan tindakan tegas itu, kita dapat menyelamatkan jutaan nyawa."
Artikel Terkait
Komnas HAM Tegaskan Kritik Kebijakan Pemerintah Adalah Hak yang Harus Dijamin
Laporan Ungkap Aliran Dana Terduga Teroris Lewat Binance, Pegawai Penyelidik Malah Diberhentikan
Tren Bukber Ramadan di Makassar Beralih ke Restoran dengan Konsep Estetik
Sidang Praperadilan Yaqut Ditunda, KPK Absen di Persidangan Perdana