“Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk tidak melempari petugas, tidak membakar ban bekas, dan tidak merusak fasilitas umum. Petugas di lapangan ada untuk melayani. Jadi mari kita sama-sama menjaga suasana tetap kondusif,” tegas Kapolres Susatyo.
Imbauan khusus juga disampaikan kepada para orator yang hadir. Mereka diminta untuk menyampaikan aspirasi dengan cara yang bijak dan tidak memicu ketegangan di antara massa.
“Saya berharap para orator dapat menjaga suasana tetap kondusif. Jangan memprovokasi massa, karena aspirasi akan lebih kuat bila disampaikan dengan cara-cara yang damai dan teratur,” ujar Susatyo.
Dampak Lalu Lintas dan Jalur Alternatif
Sehubungan dengan pelaksanaan aksi unjuk rasa ini, polisi menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional yang menyesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan. Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak di sekitar kawasan Monas diimbau untuk menggunakan jalur alternatif.
“Kami imbau warga yang akan melintas di sekitar Monas agar memilih jalan alternatif demi menghindari kemacetan selama kegiatan penyampaian pendapat. Petugas sudah kami sebar untuk membantu kelancaran arus lalu lintas,” pungkas Susatyo.
Dengan langkah-langkah ini, kepolisian berharap aksi unjuk rasa dapat berjalan dengan tertib dan tanpa insiden yang mengganggu keamanan maupun ketertiban umum.
Artikel Terkait
BMKG Waspadakan Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Sulsel
Presiden Prabowo Tiba di Abu Dhabi, Akan Temui Presiden UEA untuk Perkuat Kemitraan Strategis
FIFA Yakin Piala Dunia 2026 Aman Meski Gelombang Kekerasan Guncang Meksiko
Kemendagri Dorong Analis Kebijakan Papua Jadi Think Tank Berbasis Data