Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan olahraga berbasis wisata atau sport tourism di ibu kota. Dukungan ini disampaikan secara langsung dalam pembukaan Teladan Metropolitan City Rally 2025 yang bertempat di Senayan City, Jakarta Pusat, pada hari Minggu (16/11).
Pramono menegaskan komitmennya dengan menyatakan, "Saya mendukung sepenuhnya kegiatan sport tourism. Sebagai contoh, event seperti Jakarta Running Festival atau Jakarta International Marathon sebelumnya seringkali menghadapi kendala penutupan jalan. Sejak saya memimpin, kami justru mendukung dengan menutup jalan, bahkan hingga dua hari, dan tidak ada masalah."
Beliau menambahkan, "Masyarakat pun merespons positif karena acara diselenggarakan pada pagi hari dan semua kegiatan sudah tertib dan selesai sebelum pukul 09.00 WIB."
Menurut Gubernur, event olahraga yang dikombinasikan dengan wisata seperti ini memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan peringkat Jakarta dalam indeks kota global.
"Kontribusi kegiatan semacam ini sangat nyata untuk mendongkrak posisi Jakarta dalam penilaian kota global," jelas Pramono lebih lanjut.
Teladan Metropolitan City Rally 2025 diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan, mencakup peserta Kejuaraan Nasional, komunitas umum, hingga kelompok khusus. Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) DKI Jakarta, Anondo Eko, mengungkapkan bahwa tahun ini merupakan penyelenggaraan keempat untuk event rally dan yang ketiga kalinya menjadi bagian dari seri Kejurnas di tahun 2025.
Anondo merinci jumlah partisipan, "Peserta yang hadir pagi ini mencapai 200 kendaraan. Rinciannya, 32 kendaraan untuk Kejuaraan Nasional, 17 kendaraan peserta disabilitas, 11 kendaraan peserta wanita, dan sisanya merupakan peserta umum yang mengikuti rangkaian Fun City Rally."
Kegiatan ini tidak hanya fokus pada kompetisi, tetapi juga mengajak peserta untuk menjelajahi berbagai situs bersejarah di Jakarta dengan sistem petunjuk arah dan kuis foto. Aspek sosial juga menjadi bagian penting dengan kunjungan ke panti sosial untuk menyalurkan bantuan.
"Terdapat misi sosial dalam rally ini, di mana setiap peserta wajib singgah di panti sosial dan menyerahkan bantuan yang telah disiapkan," papar Anondo.
Anondo juga menekankan bahwa konsep wisata kota telah menjadi identitas dari Teladan Metropolitan City Rally sejak pertama kali digelar pada era 1980-an.
"Acara hari ini merupakan perpaduan antara wisata dan kegiatan sosial. Selama perjalanan, para peserta akan mengunjungi berbagai destinasi wisata bersejarah yang ada di Jakarta," ungkapnya.
"Kami ingin mengangkat kekayaan budaya melalui rangkaian rute perjalanan yang dirancang khusus dalam event ini," tutup Anondo.
Artikel Terkait
Ledakan Petasan di Balon Udara Blitar Tewaskan Pemuda, Lukai Dua Anak
Perindo Sultra Kurban Lima Sapi untuk Warga Kurang Mampu di Kendari
Atta Halilintar Sebar 12 Ekor Sapi Kurban ke Sejumlah Daerah di Jawa Barat
Ria Ricis Buka Suara soal Operasi Hidung: Bukan demi Estetika, tapi karena Gangguan Pernapasan Akibat Tulang Bengkok