Indeks Kota Global Jakarta Naik ke Peringkat 71, Rano Karno: Berkat Aktivitas Budaya
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengumumkan kabar menggembirakan mengenai peningkatan Indeks Kota Global Jakarta. Berdasarkan data terbaru, posisi Jakarta kini naik dari peringkat 74 menjadi 71 dalam penilaian global.
Pengumuman ini disampaikan Rano secara langsung dalam acara peringatan Hari Angklung ke-15 Dunia yang berlangsung di kawasan Car Free Day (CFD), Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada hari Minggu.
Kontribusi Aktivitas Budaya dan Komunitas
Rano Karno menegaskan bahwa peningkatan peringkat ini tidak terlepas dari semaraknya berbagai aktivitas budaya dan komunitas di Ibu Kota. Ia mencontohkan perayaan Hari Angklung Dunia sebagai salah satu kegiatan yang turut menyumbang kemajuan tersebut.
"Alhamdulillah Jakarta indeks city globalnya meningkat dari 74 sekarang kita menaik menjadi 71. Karena apa? Karena kegiatan-kegiatan seperti ini," ujar Rano Karno.
Kisah di Balik Perayaan Angklung di CFD
Rano juga membagikan cerita menarik di balik persiapan acara tersebut. Awalnya, panitia hanya mengajukan izin untuk 300 orang memainkan angklung di lokasi CFD. Menurutnya, jumlah tersebut dinilai kurang terlihat di area yang luas.
"Awalnya datang ke Pemprov DKI cuma pak kita minta izin mau main angklung. Alah bisa main enggak? Bisa, bagus enggak? Bagus, berapa orang? 300, mau main di mana? Di tempat car free day, 300 car free day enggak ada keliatan saya bilang bisa gak seribu? Dia bilang bisa pak soalnya di Jakarta udah banyak orang lansia katanya," tuturnya.
Ajakan untuk Terus Menjaga Semangat Jakarta
Dalam sambutannya, Rano Karno mengajak seluruh warga Jakarta untuk terus berkontribusi dalam menjaga kota melalui kegiatan-kegiatan positif. Ia menyoroti bahwa olahraga dan seni merupakan bagian integral dari upaya memelihara vitalitas Ibu Kota.
"Baik artinya ibu-ibu sekalian mari kita bahagia. Hari ini kita menunjukkan kepada Jakarta bahwa kita menjaga Jakarta. Olahraga, kesenian bagian dari kita menjaga ibu kota kita," tandas Rano Karno.
Keramaian dan antusiasme masyarakat dalam berbagai acara positif dinilainya sebagai cerminan wajah kota yang sehat, hidup, dan terus berkembang.
Artikel Terkait
Nelayan Temukan Sabu Lebih dari Satu Kilogram di Pantai Pangkep
BAZNAS dan Puskesmas Bagikan 114 Paket Gizi untuk Tekan Stunting di Bone
Kasadum TNI: Musuh adalah Hadiah untuk Berbuat yang Terbaik
Minibus Terjun ke Jurang 50 Meter di Padang Pariaman, Seluruh Penumpang Selamat