Kewajiban Muslim Jaga Persatuan & Teruskan Perjuangan KH Sholeh Iskandar

- Sabtu, 15 November 2025 | 17:50 WIB
Kewajiban Muslim Jaga Persatuan & Teruskan Perjuangan KH Sholeh Iskandar

Pesan Kiai Didin: Teruskan Perjuangan KH Sholeh Iskandar dan Jaga Persatuan Umat

Dalam sebuah Tabligh Akbar yang mengangkat semangat Hari Pahlawan dan Solidaritas untuk Palestina, ulama terkemuka Prof. Dr. KH Didin Hafidhuddin, M.Si., menekankan kewajiban fundamental setiap Muslim. Beliau menggarisbawahi bahwa persatuan umat Islam merupakan pondasi utama dalam menjawab berbagai tantangan di era modern.

Momen yang sekaligus menghormati jasa dan perjuangan almarhum KH Sholeh Iskandar ini digunakan oleh Kiai Didin untuk mengingatkan seluruh jamaah tentang tanggung jawab dakwah yang harus diemban bersama.

Sebagai Ketua Umum Badan Kerja Sama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI), Kiai Didin secara khusus menyerukan agar semangat perjuangan KH Sholeh Iskandar, yang kini sedang diusulkan sebagai calon Pahlawan Nasional, terus dihidupkan oleh generasi penerus.

"Tugas kita adalah meneruskan perjuangan beliau untuk lebih baik ke depan, jangan lelah untuk meneruskan perjuangan karena ini adalah warisan," tegasnya dengan penuh semangat.

Kiai Didin, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), memaparkan lima pilar warisan perjuangan KH Sholeh Iskandar yang masih terus berkembang hingga kini. Warisan berharga ini mencakup sektor pendidikan, ekonomi, dan kesehatan, yaitu Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor, Rumah Sakit Islam Bogor (RSIB), Pesantren Ulil Albab, Pesantren Darul Fallah, serta BPRS Amanah Ummah.

Kemajuan UIKA Bogor menjadi salah satu contoh konkret yang disoroti oleh Kiai Didin. Ia menyatakan bahwa universitas tersebut telah tumbuh menjadi salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Jawa Barat.

"Universitas Ibnu Khaldun sekarang ini adalah salah satu perguruan tinggi swasta yang terbaik di Jawa Barat karena sudah unggul. Bahkan merencanakan ke depan Ibnu Khaldun itu akan mendirikan fakultas kedokteran dan perawatan," jelasnya mengenai rencana pengembangan lembaga pendidikan tersebut.

Mengenai proses pengusungan KH Sholeh Iskandar sebagai Pahlawan Nasional, Kiai Didin menyampaikan keyakinan yang positif. Ia berharap gelar tersebut akan diberikan di waktu yang tepat, sambil mengajak seluruh umat untuk memberikan dukungan moral dan spiritual.

"Pada waktunya insyaallah akan diberikan, tapi yang paling penting bagi kita adalah meneruskan perjuangannya, kita tidak boleh lelah dalam berjuang," tandasnya menutup pesannya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar