Pesawat Pemadam Kebakaran Turki Jatuh di Kroasia: Kronologi, Penyebab, dan Korban Jiwa

- Jumat, 14 November 2025 | 03:00 WIB
Pesawat Pemadam Kebakaran Turki Jatuh di Kroasia: Kronologi, Penyebab, dan Korban Jiwa
Pesawat Pemadam Kebakaran Turki Jatuh di Kroasia: Kronologi dan Fakta

Pesawat Pemadam Kebakaran Turki Jatuh di Kroasia, Satu Pilot Tewas

Sebuah insiden penerbangan tragis terjadi di Kroasia, menimpa pesawat pemadam kebakaran milik Kementerian Kehutanan Turki. Pesawat dilaporkan jatuh di kawasan dekat kota Senj pada hari Kamis.

Menteri Kehutanan Turki, Ibrahim Yumakli, mengonfirmasi penemuan puing-puing pesawat melalui sebuah pernyataan resmi. Dalam pernyataannya, beliau menyampaikan duka citanya dan mendoakan ketabahan serta kesabaran bagi keluarga pilot yang gugur dalam insiden tersebut.

Kronologi Kecelakaan Pesawat di Kroasia

Kementerian Kehutanan Turki juga merilis urutan kejadian menuju kecelakaan ini. Pesawat dengan jenis Air Tractor AT-802 tersebut sebelumnya berangkat dari Canakkale, Turki, pada hari Rabu. Misi penerbangan adalah untuk melakukan perawatan rutin di kota Zagreb, Kroasia.

Dalam perjalanan, kedua pesawat yang terbang menghadapi kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Hal ini memaksa mereka untuk mendarat dan bermalam di Bandara Rijeka, Kroasia. Rencananya, mereka akan melanjutkan penerbangan ke Zagreb pada pukul 17.38 waktu setempat keesokan harinya.

Namun, cuaca buruk masih berlanjut. Pesawat pun memutuskan untuk kembali ke Bandara Rijeka. Salah satu dari kedua pesawat berhasil mendarat dengan selamat. Sayangnya, pesawat lainnya justru kehilangan kontak pada pukul 18.25 waktu setempat.

Tim penyelamat dan pencarian segera diterjunkan. Hasil dari operasi tersebut mengungkapkan bahwa pesawat yang hilang kontak itu telah jatuh di area kota Senj. Lokasi kejadian berjarak kurang lebih 63 kilometer dari kota Rijeka.

Insiden ini menyisakan duka mendalam dan menjadi pengingat akan tantangan operasi penerbangan di tengah kondisi cuaca yang ekstrem.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar