RAGAM PALU - Fenomena bersejarah di Korea Utara saat Media Pemerintah mengumumkan bahwa akan dilakukan eksekusi terhadap paman Kim Jong-un, Jang Song-thaek sebagai "traitor for all ages".
Jang Song-thaek, yang sebelumnya merupakan salah satu orang paling berkuasa di negara itu, dituduh melakukan berbagai hal mulai dari merencanakan penggulingan negara hingga menghasut reformasi mata uang yang membawa bencana dan menyebarkan pornografi dalam laporan dari kantor berita resmi KCNA.
Cerita rekayasa ini benar-benar kejam yang diskenariokan oleh Kim John-un demi memuluskan perbuatan kejinya kepada paman sendiri, suami bibi Kim John-un.
Baca Juga: Mengungkap Misteri Orang Introvert: Kekuatan dan Keterampilan yang Tersembunyi
Bahkan dalam pemberitaan itu Jang Song-thaek dikatai "lebih buruk dari "sampah manusia yang tercela". Tudingan-tudingan kotor ini sungguh di luar batas nilai kemanusiaan. Mungkin Kim Jong-un merasa masih muda sehingga kematiannya masih lama.
Perbuatan keji seperti itu bukan hanya terjadi di Korea Utara tetapi juga ada pemimpin kampus yang sama kejam dan perilakunya dengan Kim Jong-un. Tidak pandang bulu. Paman yang berjasa, sahabat yang berjasa, semua habis dieksekusi.
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April