JAKARTADAILY.ID - Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah mengatakan siap membalas kematian Wakil Pemimpin Hamas Saleh Al Arouri yang terbunuh di pinggiran Kota Beirut pada Selasa, 2 Januari kemarin. Dalam pidatonya yang disiarkan di televisi Lebanon, Rabu, 3 Januari, Nasrallah menyebut pembunuhan Al Arouri sebagai "kejahatan besar dan berbahaya yang tidak bisa didiamkan."
Melansir dari The Times of Israel, Nasrallah pun mengatakan bahwa kelompok Hizbullah tidak takut berperang melawan Israel jika perang benar-benar terjadi.
Dia mengatakan bila Israel melancarkan perang terhadap Lebanon, maka Hizbullah menantang Israel untuk berperang "tanpa aturan" dan "tidak ada batasan."
"Kami memperingatkan Israel bahwa tidak akan ada batasan dan tidak akan ada aturan jika Israel melancarkan perang terhadap Lebanon," ujar Nasrallah.
Artikel Terkait
Iran Perkuat Armada Drone, AS Siagakan Pasukan di Ambang Ketegangan
Iran Ancam Hantam Jantung Tel Aviv Jika AS Berani Serang
Ledakan di Teheran Bukan Serangan, Tapi Ketegangan AS-Iran Makin Menderu
Latihan Tembak Iran dan Manuver AS: Selat Hormuz Kembali Jadi Ajang Adu Kekuatan