JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-Hampir 3 bulan agresi Israel ke wilayah Gaza dianggap berhasil melumpuhkan pusat komando Hamas. Namun agresi brutal itu dikecam pemimpin hingga warga dunia.
Pemerintah Israel tampaknya 'ngos ngosan' di Dana perang yang menguras kas negara hingga dianggap pemborosan oleh warganya.
Militer Israel menarik sebagian pasukannya dari Jalur Gaza Palestina untuk mempersiapkan fase baru agresi ke wilayah itu.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) memperkirakan agresi brutalnya ke Gaza masih akan berlangsung selama 2024.
Baca Juga: Pejuang Hamas Hujani Ibukota Israel Tel Aviv Dengan Rudal Tepat Pada Perayaan Tahun Baru 2024
Melalui pernyataan, juru bicara IDF Daniel Hagari menuturkan penarikan personel dilakukan demi mempersiapkan pasukan menghadapi fase baru agresi karena "perang membutuhkan pertempuran yang berkepanjangan."
Artikel Terkait
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer
Obama Tegaskan Tak Ada Bukti Kunjungan Alien ke Bumi Saat Ia Presiden