Media mengatakan bahwa perjanjian itu menjadi babak baru bagi hubungan Iran-Rusia, dengan kedua negara sepakat tidak menggunakan dollar Amerika.
“Bank dan pelaku ekonomi kini dapat menggunakan infrastruktur termasuk sistem antar bank non-SWIFT untuk bertransaksi dalam mata uang lokal,” kata media pemerintah Iran.
Sebelumnya pada pertemuan BRICS di Afrika Selatan pada Agustus lalu, Rusia sudah berupaya untuk melepaskan diri dari penggunaan dollar Amerika dan mendapat reaksi positif dari anggota BRICS.
Presiden Brasil, Lula da Silva, terus melakukan kajian mengenai de-dolarisasi dan kemungkinan penggunaan mata uang selain dollar.
Baca Juga: Presiden Erdogan Mengkritik Netanyahu Dengan Menyamakannya Seperti Hitler
Posisi Iran menjadi semakin penting bagi Rusia setelah sanksi Barat atas perang di Ukraina membatasi jalur perdagangan luar negeri Rusia dan membuat Rusia mencari pasar di luar Eropa.
Iran juga memberi pernyataan tentang kerja sama militer dengan Rusia yang semakin berkembang.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: wowbabel.com
Artikel Terkait
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri
Kapal Tanker Rusia Disita AS, Moskow Balas dengan Kapal Perang