SurabayaNetwork.id - Israel gempar saat pertama kalinya pejuang Palestina memasuki kawasan terdekat Gaza dengan menjebol pagar pembatas dan mengirim pasukan lewat paramotor dan paragliding, Sabtu (7/10/2023).
Akibat serangan mendadak pejuang Palestina tersebut, militer Israel kelabakan dan kehilangan arahan dari pimpinan mereka.
Pada artikel yang dimuat Aljazeera, investigasi yang dilakukan New York Times, surat kabar Amerika, mengungkap penyebab hancurnya militer Israel pada serangan 7 Oktober 2023.
Baca Juga: 15 Rekomendasi Toko Kue Tart Murah di Surabaya, Cocok untuk Sajian Acara Silaturahmi Keluarga Besar
Militer Israel tidak dipersiapkan untuk menghadapi serangan pejuang Palestina dalam jumlah besar, sehingga kemustahilan yang mereka tanamkan pada para prajurit IDF mengenai jumlah pejuang Palestina yang mampu memasuki wilayah Israel menjadi nyata.
Mereka sama sekali tidak menyangka bahwa pejuang Palestina mampu memasuki Israel dalam jumlah besar dengan persiapan yang matang.
Militer Israel tidak disiapkan untuk menghadapi skenario seperti yang terjadi pada 7 Oktober 2023.
Mereka hanya bersiap menghadapi serangan satu atau dua divisi kecil dari pejuang Palestina yang mungkin masuk ke Israel.
Perang Thufanul Aqsa yang dimotori oleh Hamas dan didukung penuh oleh semua faksi yang ada di Palestina ini dikabarkan disiapkan sejak 8 tahun silam.
Artikel Terkait
Iran Perkuat Armada Drone, AS Siagakan Pasukan di Ambang Ketegangan
Iran Ancam Hantam Jantung Tel Aviv Jika AS Berani Serang
Ledakan di Teheran Bukan Serangan, Tapi Ketegangan AS-Iran Makin Menderu
Latihan Tembak Iran dan Manuver AS: Selat Hormuz Kembali Jadi Ajang Adu Kekuatan