BICARA BERITA - Seorang pejabat Israel mengakui pada hari Kamis lalu bahwa mereka menggunakan senjata yang tidak tepat selama serangan ke kamp pengungsi Magazhi.
Senjata Israel yang tidak tepat itu ditengarai adalah bom fosfor putih, bom bodoh, dan penghancur bunker.
Meskipun hanya sedikit tentang amunisi yang digunakan di Magazhi, namun ini bukanlah kali pertama Israel menghadapi dugaan penggunaan senjata kontroversial, termasuk bom fosfor putih.
Pejabat Israel tersebut mengatakan akan menyelidiki apa yang terjadi, mencari tahu bagaimana bisa bom fosfor putih digunakan dalam serangan tersebut.
Penggunaan senjata kimia tak berwarna ini dilarang di bawah hukum humaniter internasional.
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April