Israel melancarkan serangan udara terhadap kamp pengungsi Ain al-Helweh di Lebanon, dengan dalih menargetkan kompleks militan Hamas. Klaim tersebut secara tegas dibantah oleh kelompok Hamas, yang menyebutnya sebagai "kebohongan belaka".
Dalam sebuah pernyataan resmi, Hamas menegaskan bahwa mereka tidak memiliki instalasi militer apa pun di dalam kamp pengungsi Palestina di Lebanon. Kelompok itu menyalahkan Israel atas apa yang mereka sebut sebagai "serangan brutal" dan menepis klaim Israel tentang penyerangan terhadap kompleks pelatihan Hamas sebagai suatu rekayasa.
"Klaim bahwa lokasi yang ditargetkan adalah kompleks pelatihan yang berafiliasi dengan gerakan tersebut adalah rekayasa dan kebohongan belaka," bunyi pernyataan Hamas. Mereka menambahkan, "Tidak ada instalasi militer di kamp-kamp Palestina di Lebanon."
Militer Israel merilis rekaman video yang diklaim sebagai momen serangan yang menghantam sebuah gedung. Namun, versi Hamas berkata lain. Menurut mereka, lokasi yang dibom adalah sebuah lapangan olahraga terbuka yang sering dikunjungi para pemuda kamp. Hamas lebih lanjut menyebut bahwa yang menjadi sasaran adalah "sekelompok anak laki-laki" yang sedang berada di lapangan tersebut.
Artikel Terkait
Wamen Dalam Negeri Sambangi Sekolah Rakyat, Serukan Semangat Belajar untuk Masa Depan Bangsa
Polisi dan Warga Megamendung Gelar Doa Bersama untuk Jaga Keamanan
Sekolah Rakyat Prabowo Tembus 104 Titik, Targetkan 200 Gedung pada 2027
Angkot Ugal-ugalan Tabrak Ojol di Bogor, Sopir Kabur Usai Serempet Korban