INTERNASIONAL,www.murianetwork.com -- Saat itu pukul satu malam ketika para korban mulai berdatangan di Rumah Sakit Pemerintah Thabet Thabet di kota Tulkarem.
Ada enam orang di antaranya, semuanya menderita luka kritis, kata Dr Iyad al-Aqqad, direktur medis rumah sakit tersebut.
Mereka adalah korban pemboman Israel di kamp pengungsi Nur Shams di Tulkarem, dalam penggerebekan yang dimulai pada malam tanggal 26 Desember dan berlanjut hingga dini hari keesokan harinya.
Baca Juga: Proses Kepindahan Hugo Lloris ke Los Angels Sudah dalam Tahap Akhir
Ini adalah kedua kalinya dalam 24 jam pasukan Israel menyerbu kamp tersebut.
Mereka memasuki beberapa rumah, dan menjatuhkan sedikitnya dua bom, termasuk terhadap fasilitas industri.
Artikel Terkait
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri
Kapal Tanker Rusia Disita AS, Moskow Balas dengan Kapal Perang