Dewantara News- Tentara-tentara Israel yang terluka di Jalur Gaza sedang berjuang melawan infeksi yang resistan terhadap obat.
Asosiasi Penyakit Menular (AID) Israel mengatakan ada beberapa patogen yang resistan terhadap obat, seperti pada cedera anggota badan, termasuk strain bakteri Klebsiella dan Escherichia coli yang sangat resistan, dan jamur Aspergillus.
"Di semua rumah sakit dilaporkan bahwa tentara telah kembali dari medan perang dengan infeksi yang resistan," kata Ketua AID Prof Galia Rahav.
"Perlu dicatat bahwa sebagian besar infeksi yang didiagnosis di antara tentara yang terluka juga ditemukan di Israel dari waktu ke waktu, tetapi ditemukan pada orang yang terpapar bakteri tersebut, dan bukan sebelumnya."
"Kontak dengan tanah dan lumpur di sana menyebabkan paparan terhadap bakteri resistan tersebut dan juga jamur," Tambahnya.
Artikel Terkait
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer