"Mudah-mudahan Masjid Presiden Joko Widodo dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat Indonesia serta korps diplomatik yang ada di Abu Dhabi dan sekitarnya. Masjid ini menjadi simbol persaudaraan yang kuat antara kedua presiden setelah adanya Masjid Sheikh Zayed di Solo," ujar Husin dalam siaran pers KBRI Abu Dhabi yang diterima di Jakarta, Senin.
Dia berharap, di masa depan, Masjid Presiden Joko Widodo juga dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan berbagai kegiatan masyarakat seperti Idul Fitri maupun Idul Adha. Tidak hanya itu, masyarakat Indonesia di Abu Dhabi juga diharapkan dapat belajar membaca Al Quran di masjid tersebut.
Masjid Presiden Joko Widodo mulai dibangun sejak 2021 dan selesai sekitar Oktober 2023. KBRI Abu Dhabi menyebut kehadiran Masjid Presiden Joko Widodo menjadi simbol kedekatan kedua negara setelah adanya jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi. Sementara itu, di Indonesia disimbolkan dengan kehadiran Masjid Sheikh Zayed Solo dan jalan tol layang MBZ.
Baca Juga: 5 Cara Hilangkan Noda Kuning pada Sepatu, Mulai dari Menggunakan Pasta Gigi hingga Soda Kue!
Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo telah diresmikan pada November 2022. Masjid yang merupakan hadiah dari Presiden UAE Mohammed bin Zayed Al Nahyan untuk Presiden Jokowi tersebut dapat menampung hingga 10.000 jamaah. (*)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jawapos.com
Artikel Terkait
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer