Dalam pidatonya ketika tiba di Prancis pada Minggu (5/5/2024) lalu, Xi Jinping sudah mengangkat isu Palestina. Xi mengatakan, konflik Israel-Palestina yang hingga kini masih berlangsung telah menyentuh hati sanubari masyarakat global.
“Solusi mendasarnya terletak pada pembentukan negara Palestina yang merdeka. Sejarah telah berulang kali menunjukkan bahwa masalah Palestina-Israel yang berulang pada dasarnya berakar pada kegagalan penegakan resolusi-resolusi PBB yang relevan, terkikisnya fondasi solusi dua negara, dan penyimpangan dalam proses perdamaian Timur Tengah,” ucap Xi, seperti dikutip dalam keterangan yang dirilis Kementerian Luar Negeri China.
Dia menambahkan, China dan Prancis memiliki banyak kesamaan dalam isu Israel-Palestina.
“Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memperkuat kerja sama dan membantu memulihkan perdamaian di Timur Tengah,” ujar Xi.
Serangan Israel ke Jalur Gaza yang dimulai sejak Oktober tahun lalu telah menyebabkan lebih dari 34.000 orang meninggal. Saat ini, Israel tengah berupaya melancarkan serangan ke Rafah, wilayah selatan Gaza yang berbatasan dengan Mesir. Sedikitnya terdapat lebih dari 1 juta warga Gaza mengungsi di Rafah.
Sumber: inilah
Artikel Terkait
Latihan Militer Tiga Negara di Afrika Selatan: Sinyal di Tengah Gejolak Global
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global