AHY Geser Nama Besar, Elektabilitasnya Tembus Peringkat Empat di Mata Anak Muda

- Rabu, 14 Januari 2026 | 22:50 WIB
AHY Geser Nama Besar, Elektabilitasnya Tembus Peringkat Empat di Mata Anak Muda

Kalau bicara soal bursa calon wakil presiden 2029, ada satu nama yang mulai mencuat dengan cukup serius: Agus Harimurti Yudhoyono. Atau yang akrab disapa AHY. Ketua Umum Partai Demokrat ini sepertinya punya taji. Dan yang menarik, elektabilitasnya disebut-sebut sudah melampaui beberapa nama besar lain di panggung politik.

Menurut sebuah survei terbaru dari MudaBicara yang dirilis goodstats.id awal Januari lalu, posisi AHY cukup menarik perhatian. Dia ada di peringkat keempat. Memang, peta elektabilitas cawapres versi anak muda ini masih terfragmentasi. Tidak ada satu tokoh pun yang menembus angka 20 persen. Artinya, persaingan masih sangat terbuka untuk siapa saja.

Di urutan teratas survei itu justru diduduki oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dengan perolehan 18,38%. Disusul Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa (14%) yang bersaing ketat dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (13,5%). Nah, setelah itu barulah nama AHY muncul dengan angka 11,88%.

Lalu di mana posisi nama-nama beken lainnya? Di sisi lain, beberapa figur yang kerap disebut justru berada di bawah AHY. Pramono Anung, Anies Baswedan, hingga Mahfud MD, elektabilitasnya masih di bawah 10 persen. Bahkan, yang cukup mengejutkan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hanya meraih 6,13% di mata anak muda, menempati posisi kesembilan dari sepuluh nama yang disurvei.

Menurut sejumlah saksi, kuatnya nama AHY ini kemungkinan tidak lepas dari penilaian kinerjanya selama ini. Masih dari survei yang sama, AHY juga masuk dalam tiga besar menteri yang dinilai berkinerja baik oleh publik. Dia berada di posisi ketiga dengan 12,51%, setelah Menkeu Purbaya dan Menteri Pendidikan Abdul Mu'ti.

Pencapaian ini membuatnya mengungguli sejumlah koleganya yang lebih senior. Sebut saja Menkumham Yusril Ihza Mahendra atau Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, yang perolehannya lebih rendah. Bahkan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya pun ketinggalan di posisi kelima.

"Hasil ini bisa jadi juga dipengaruhi oleh popularitas personal masing-masing Menteri," begitu bunyi keterangan dalam survei tersebut, memberi catatan.

Survei MudaBicara ini sendiri melibatkan 800 responden berusia 17 hingga 40 tahun dari berbagai penjuru Indonesia. Metodenya kuantitatif, pakai kuesioner digital yang diisi mandiri. Tingkat kepercayaannya 95% dengan margin of error sekitar 5%. Jadi, meski bukan gambaran final, setidaknya ini memberi gambaran awal tentang bagaimana angin bertiup di kalangan pemilih muda. Dan untuk saat ini, angin itu cukup baik untuk AHY.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar