Jakarta disambut sore yang hangat ketika pesawat PM Malaysia Anwar Ibrahim mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jumat (27/3/2026) lalu. Agenda utamanya jelas: menemui sahabatnya, Presiden Prabowo Subianto.
Lewat unggahan di Instagram pribadinya, @anwaribrahim_my, Anwar membagikan momen kedatangannya. Dalam foto itu, ia terlihat mengenakan batik warna ungu, berjabat tangan dengan Menteri Luar Negeri Sugiono yang menyambutnya di bandara. "Selamat tiba di Jakarta, Republik Indonesia bagi mengadakan pertemuan bersama sahabat saya, Presiden Prabowo Subianto," tulisnya ringkas.
Namun begitu, pertemuan antar sahabat ini bukan sekadar kunjungan santai. Ada satu isu mendesak yang ingin dibahas: konflik di Timur Tengah yang semakin panas.
"Insyaallah, pertemuan ini akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk membincangkan perkembangan konflik Asia Barat yang kian meruncing," ujar Anwar Ibrahim.
Ia menambahkan, pembahasan akan menyentuh implikasi krisis tersebut terhadap stabilitas regional dan ekonomi global. "Termasuk kesannya kepada Malaysia dan Indonesia," katanya.
Menjelang senja, sekitar pukul 16.30 WIB, iring-iringan mobil bernomor pelat "MALAYSIA" terlihat memasuki Kompleks Istana Kepresidenan. Pertemuan tertutup pun segera dimulai.
Sebelumnya, nuansa pertemuan ini sudah dijelaskan oleh Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang.
"Selain itu, kedua pemimpin juga akan bertukar pandangan mengenai perkembangan geopolitik terkini, khususnya situasi di Timur Tengah," jelas Yvonne.
Ia menyebut, pembicaraan juga akan menyoroti upaya bersama melalui ASEAN untuk memitigasi dampak ekonomi dari konflik tersebut. Tujuannya jelas: menjaga stabilitas dan kesejahteraan kawasan.
Hingga berita ini dikirim, percakapan di dalam istana masih berlangsung. Apa hasil konkretnya? Kita tunggu saja kelanjutannya.
Artikel Terkait
Fafage Banua dan Bintang Timur Surabaya Bantai Lawan Tanpa Balas di Pro Futsal League
Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tiba di Arab Saudi, Kemenhaj Fokus Siapkan Layanan Puncak Armuzna
Pemerintah Prioritaskan Program Produktif, Prabowo Minta Pembangunan Gedung Ditunda
BNI Perkuat Konektivitas Global dan Ekosistem Digital untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional