Perjanjian tersebut juga mencakup ketentuan pelatihan, amunisi, pelatihan personel, serta dukungan layanan dan logistik.
Rencananya, 24 unit F-35 varian F-35A akan dikirimkan dari Amerika Serikat ke Republik Ceko secara bertahap.
Gelombang pertama rencananya bakal diterima pada tahun 2031 mendatang dengan konfigurasi Block 4 terbaru yang canggih sebagai pertanda bahwa Republik Ceko telah menandai era baru militernya dengan penambahan skuadron taktis ekstra.
Diumumkannya pemesanan F-35 oleh Republik Ceko membuat industri pertahanan Swedia khususnya bagi pabrikan SAAB kembali harus mengalami nasib apes.
Pasalnya selama kurang lebih satu dekade terakhir, jet tempur Gripen yang dipasarkan SAAB tidak satupun laku terjual.
Pabrikan baru menerima satu pesanan untuk dua belas unit tambahan melengkapi dari yang sudah dimiliki Thailand berdasarkan pemberitaan laman Defence Security Asia pada Januari 2024 lalu.
Sebelum akhirnya memperoleh angin segar dari Thailand, SAAB terakhir kali memperoleh kontrak penjualan Gripen dengan Brazil pada tahun 2014 silam.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: zonajakarta.com
Artikel Terkait
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer
Obama Tegaskan Tak Ada Bukti Kunjungan Alien ke Bumi Saat Ia Presiden