DKLIKNEWS - Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa mengatakan bahwa status kenegaraan Ukraina bisa mengalami "pukulan yang tidak dapat diperbaiki" jika pola perang terus berlanjut, dan Rusia tidak akan pernah terpaksa meninggalkan kemajuan yang telah dicapainya.
Putin melontarkan komentarnya di televisi sehari setelah Swiss setuju menjadi tuan rumah pertemuan puncak global atas permintaan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy.
Putin menolak apa yang disebut sebagai formula perdamaian yang dibicarakan di negara-negara Barat dan Ukraina serta apa yang ia sebut sebagai “tuntutan terlarang” yang terkandung di dalamnya.
"Yah, kalau mereka tidak mau (bernegosiasi), ya jangan!" dia berkata.
Artikel Terkait
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri
Kapal Tanker Rusia Disita AS, Moskow Balas dengan Kapal Perang