Presiden juga menyatakan "keprihatinan mendalam" atas keputusan pemerintah Jerman yang menolak dakwaan yang jujur secara moral yang diajukan oleh Afrika Selatan.
Geingob menuduh Berlin "mengabaikan" "kematian lebih dari 23.000 warga Palestina di Gaza" dan membela di depan ICJ "tindakan genosida dan mengerikan yang dilakukan Pemerintah Israel".
“Jerman tidak dapat secara moral menyatakan komitmennya terhadap Konvensi PBB melawan genosida, termasuk penebusan atas genosida di Namibia, sementara mendukung hal yang sama dengan bencana dan genosida di Gaza,” kata pernyataan itu.
“Presiden Geingob mengimbau pemerintah Jerman untuk mempertimbangkan kembali keputusannya yang terlalu dini untuk melakukan intervensi sebagai pihak ketiga dalam membela dan mendukung tindakan genosida Israel di hadapan ICJ,” tambahnya.
“Tidak ada manusia cinta damai yang bisa mengabaikan pembantaian yang dilakukan terhadap warga Palestina di Gaza.”
Afrika Selatan membawa Israel ke ICJ
Afrika Selatan mengajukan kasus darurat di ICJ dengan alasan bahwa Israel melanggar Konvensi Genosida PBB dan ingin pengadilan segera menghentikan operasi militernya di Gaza yang dimulai pada 7 Oktober.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: strategi.id
Artikel Terkait
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri
Kapal Tanker Rusia Disita AS, Moskow Balas dengan Kapal Perang