MURIANETWORK.COM – Operasi penggeledahan digelar KPK di Pati, Jawa Tengah. Lokasinya beragam, mulai dari rumah dinas hingga kantor bupati. Semua ini terkait kasus yang menjerat bupati nonaktif setempat, Sudewo, yang diduga terlibat pemerasan jabatan perangkat desa.
Hasilnya? Tak tanggung-tanggung. Tim penyidik berhasil membawa pulang sejumlah barang bukti krusial. Ada dokumen, catatan keuangan, perangkat elektronik, dan yang paling mencolok: uang tunai baru yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi temuan itu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat lalu.
"Beberapa yang sudah diamankan di antaranya beberapa barang bukti elektronik, sejumlah dokumen baik yang terkait dengan perkara, kemudian dokumen-dokumen catatan keuangan," ujarnya.
"Kemudian ada juga uang tunai ratusan juta rupiah yang diamankan," sambung Budi.
Meski begitu, detail soal nominal pastinya dan titik tepat penemuan uang itu masih ditutupi. Alasan Budi sederhana: proses verifikasi di lapangan belum sepenuhnya selesai. Semuanya masih berjalan.
Penggeledahan sendiri dilakukan sepanjang Kamis. Tak cuma di rumah dinas dan kantor Bupati Pati, tim KPK juga menyisir Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) setempat. Pemeriksaan menyeluruh, mencakup banyak titik yang dianggap relevan dengan kasus ini.
Dari luar, suasana terlihat tegang. Namun operasi berjalan lancar, mengumpulkan potongan-potongan puzzle yang diharapkan bisa mengungkap skema korupsi yang diduga terjadi.
Artikel Terkait
KPK Bergerak Serentak: Jakarta dan Banjarmasin Diguncang OTT
Di Balik Penampilan Prima Jokowi, Tradisi Hukum Kuno yang Masih Membayangi
Jaringan Judi Online Berbasis Kamboja Dibongkar dari Kamar Kos Palembang
Desakan Keras: Aparat Hukum Didorong Periksa Jokowi Terkait Dua Kasus Besar