Suasana kembali memanas seputar kasus kuota haji. Kali ini, pernyataan Mahfud MD yang jadi pemicunya. Bukan cuma karena mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas kembali diseret, tapi juga karena informasi yang diungkap Mahfud terbilang jarang terdengar sebelumnya.
Di sebuah podcast, Mahfud membongkar dugaan jual-beli kuota Furoda dengan harga yang bikin mata berkedip: 4.000 dolar AS per kepala. Angka yang fantastis.
“Saya dengar harganya satu itu 4.000 US, ngambil keuntungan 60 juta lah kira-kira,”
begitu katanya. Perkataan itu langsung menyita perhatian. Ia menyebut informasi itu didapat saat membahas pengembalian uang dari sejumlah travel haji.
Memang, kuota Furoda itu jalur non-pemerintah yang dikelola agen. Tapi penyebutan angka sebesar itu oleh seorang mantan menteri koordinator, ya, itu yang bikin orang terhenyak. Menunjukkan betapa besarnya potensi keuntungan di balik kuota yang seharusnya dikelola dengan hati-hati ini.
Artikel Terkait
KPK Bergerak Serentak: Jakarta dan Banjarmasin Diguncang OTT
Di Balik Penampilan Prima Jokowi, Tradisi Hukum Kuno yang Masih Membayangi
Jaringan Judi Online Berbasis Kamboja Dibongkar dari Kamar Kos Palembang
Desakan Keras: Aparat Hukum Didorong Periksa Jokowi Terkait Dua Kasus Besar