Ibunda Keisya Levronka Buka Pintu Damai soal Kasus Adik Jatuh dari Lantai 6

- Rabu, 15 Juli 2026 | 21:00 WIB
Ibunda Keisya Levronka Buka Pintu Damai soal Kasus Adik Jatuh dari Lantai 6

Levi Leonita Davies, ibunda penyanyi Keisya Levronka, menyatakan kesediaannya menempuh jalan damai terkait musibah yang menimpa putranya, Lexi Valleno Havlenda. Lexi mengalami kecelakaan setelah terjatuh dari lantai enam gedung Universitas Tarumanagara (Untar) pada 2024.

Levi mengungkapkan bahwa pihak keluarga pada dasarnya tidak menginginkan persoalan ini berlarut-larut. Ia berharap permasalahan bisa segera menemui titik temu bagi kedua belah pihak.

"Sebenarnya kita juga enggak kepengin, maksudnya enggak kepengin sampai berlarut-larut sampai dengan proses hukum yang benar-benar sidang gugatan. Sebenarnya tujuannya ini kan hanya mencari penengah," kata Levi saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (15/7/2026).

Melalui langkah hukum gugatan perdata yang diajukan ke pengadilan, Levi berharap proses ini dapat memfasilitasi tercapainya kesepakatan yang adil.

"Harapannya kan nanti begitu sudah ada penengah, akhirnya kan bisa ditemuin jalan keluar yang terbaik buat pihak tergugat dan pihak kita juga menerima. Jadi enggak ada target harus begini, harus begitu, enggak," tegas Levi.

Senada dengan kliennya, Eclund Silaban selaku kuasa hukum Levi Leonita menegaskan bahwa fokus utama pihak keluarga adalah menuntut pertanggungjawaban nyata atas insiden jatuhnya Lexi.

"Kalau dari kami sih harapannya ya pertanggungjawaban gitu saja lah. Pertanggungjawaban atas apa yang menimpa Lexi seperti itu," tandas Eclund.

Hingga saat ini, pihak keluarga korban dan Untar telah menyetujui untuk menempuh jalur mediasi terlebih dahulu. Majelis hakim memberikan tenggat waktu 30 hari agar kedua belah pihak dapat merumuskan kesepakatan perdamaian.

Musibah yang menimpa Lexi terjadi pada 2024. Saat itu, ia tengah berpartisipasi dalam kegiatan panjat tebing yang diselenggarakan oleh salah satu organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus Untar, kawasan Grogol, Jakarta Barat. Ketika sedang memanjat, alat pengaman yang dikenakan Lexi diduga terlepas, menyebabkan ia kehilangan keseimbangan dan jatuh bebas dari ketinggian lantai 6.

Akibat kecelakaan tersebut, Lexi dilarikan ke rumah sakit dengan luka serius. Ia menderita cedera berat pada beberapa bagian tubuh, termasuk tulang ekor yang hancur hingga harus dipasangi pen medis, trauma pada organ ginjal, paru-paru yang terendam darah, serta luka robek pada organ hatinya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags