Dia berusaha meyakinkan publik. Katanya, niatnya bukan untuk bersikap tidak empati. Prilly mengaku sadar posisinya sebagai selebritas memang berbeda dengan kebanyakan orang yang sedang berjuang melamar kerja.
Lalu, apa sih maksudnya pasang badge itu? Prilly bilang, itu cuma cara dia buka peluang kolaborasi baru. Mau coba jelajah industri lain yang belum pernah dia sentuh. Bukan maksud merebut peluang orang lain.
Oh ya, ada satu hal lagi yang dia jelaskan. Soal akun LinkedIn-nya yang tiba-tiba hilang. Rupanya, kata Prilly, akunnya kewalahan karena lonjakan aktivitas yang tiba-tiba tinggi banget. Sekarang lagi dalam proses pemulihan, masih belum bisa diakses.
Di akhir klarifikasinya, dia berjanji bakal lanjutkan kerja-kerja yang berdampak positif. Intinya, Prilly tegaskan bahwa semua ini bukanlah skenario buruk atau maksud terselubung seperti yang dituduhkan beberapa pihak.
Gara-gara sebuah badge di LinkedIn, sederet masalah muncul. Tapi setidaknya, lewat permintaan maaf ini, dia berusaha meredakan suasana. Entah berhasil atau tidak, itu urusan lain.
Artikel Terkait
BELIFT LAB Tegaskan Heeseung Tak Kembali ke ENHYPEN, Fokus Karier Solo
Pejabat USDA Saksikan Finalis MasterChef Olah Salmon Alaska
Juicy Luicy Manggung Dadakan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta
CALMA Rilis Single Spesial Happy Birthday untuk Rayakan Ulang Tahun ke-6 BIG Records Asia