Hujan deras yang mengguyur kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, ternyata membawa duka. Sabtu (24/1) lalu, tanah longsor menghantam Desa Pasirlangu, meninggalkan kepiluan dan daftar panjang korban yang masih dicari.
Merespons bencana ini, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya langsung turun ke lokasi. Di posko pengungsian, ia menyampaikan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Intinya, penanganan harus cepat, baik untuk pencarian korban maupun pemulihan pascabencana.
"Arahan Pak Presiden jelas, untuk segera turun ke lokasi dan memastikan koordinasi berjalan cepat," ujar Bima.
"Yang utama, operasi pencarian untuk warga yang belum ditemukan harus dipercepat. Di sisi lain, perhatian untuk warga yang terdampak juga tidak boleh terlambat. Kita juga harus terus waspada, melihat cuaca yang masih belum pasti seperti hari ini," tambahnya.
Korban Tewas Capai 10 Jiwa, Puluhan Masih Hilang
Data dari BPBD Jabar memperlihatkan betapa dahsyatnya musibah ini. Sampai saat ini, korban tewas telah mencapai 10 orang. Rinciannya, delapan orang berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda di Desa Pasirlangu. Dua korban lainnya ditemukan di Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.
Namun begitu, angka itu mungkin belum final. Pencarian masih berlangsung sangat intensif karena 82 warga lainnya masih dinyatakan hilang. Tim gabungan terus berupaya menembus medan yang sulit dan kondisi cuaca yang tak menentu, berharap menemukan mereka yang terpendam.
Suasana di lokasi terbilang mencekam, dipadati dengan harapan yang tipis dan kesibukan para relawan. Setiap jam terasa sangat berarti.
Artikel Terkait
27 Peserta Ikuti Program Karantina Hafal Al-Qur’an 30 Juz dalam 40 Hari di Bekasi
DPR Desak Pemerintah Prioritaskan Warga Lokal dalam Rekrutmen Pengelola Koperasi Desa Merah Putih
Kementan Salurkan Benih Tebu Unggul ke Jawa untuk Dorong Swasembada Pangan
Menhan Sjafrie Tinjau Langsung Lahan Proyek Mobil Nasional di Subang, Target Produksi 50.000 Unit per Tahun