Usai itu, ambisinya tak berhenti. Di 2020, ia sempat berniat maju sebagai calon wakil gubernur Sulawesi Tengah, meski akhirnya gagal. Lalu, pada Pemilu 2024, Pasha mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari Dapil Jakarta III. Hasilnya? Ia berhasil meraih lebih dari 50 ribu suara dan menjadi satu-satunya wakil PAN yang lolos dari dapil tersebut ke Senayan. Kini, posisinya adalah Anggota Komisi VIII DPR RI.
Debat yang Menyulut Komentar
Kembali ke insiden di rapat DPR. Menurut sejumlah saksi, perdebatan itu bermula saat Veronica Tan memaparkan tugas dan perspektif kerja kementeriannya. Ia menekankan soal pentingnya perlindungan inklusif yang melibatkan semua kementerian.
Tapi, di tengah penjelasan itu, Pasha menyela. Ia terlihat tak puas.
“Perspektif perempuan itu bukan hanya kerjaan Kementerian PPPA saja. Kalau semua kementerian mempunyai perspektif perlindungan inklusif. Kita enggak ngomong perempuan deh. Kadang-kadang kalau ngomong perempuan agak sensitif, karena kalau di daerah kota, perempuannya semua banyak ngomongnya,” ujarnya.
Pasha terus melanjutkan kritiknya dengan nada kesal.
“Saya enggak ngerti apa kita ini paham apa enggak sebenarnya rapat ini. Yang dijelaskan oleh Ibu Wamen tadi itu sama juga dilakukan oleh Komnas Perempuan. Coba kita pahami sama-sama dulu deh,” imbuhnya.
“Ini Polres atau apa? Apa bedanya dengan Komnas Perempuan? Sama juga penegakan hak asasi manusia, penegakan hukum dan lain sebagainya. Ini menjadi pertanyaan dari tadi yang kita dengar ini Pak Pimpinan, soal kekerasan seksual, kekerasan rumah tangga, lho gimana ini? Ini jauh dari pemberdayaan. Ini jadi kayak..”
Veronica pun berusaha mengambil alih pembicaraan, meminta waktu untuk menjawab. Namun begitu, video potongan debat itu sudah terlanjur viral.
Reaksi netizen pun terbelah. Ada yang mendukung sikap kritis Pasha, tapi tak sedikit yang menyayangkan caranya yang dianggap memotong pembicaraan seorang wakil menteri. Perdebatan kecil di ruang rapat itu, sekali lagi, membuktikan betapa sorotan terhadap para publik figur entah itu penyanyi atau politisi selalu terasa panas.
Artikel Terkait
Gugatan Rp 7 Miliar, Ressa Rosano Tuntut Pengakuan sebagai Anak Denada
Iis Dahlia Dituding Memojokkan Ressa di Tengah Kontroversi Denada
Ancaman Pistol Ussama Warnai Kisah Penyerahan Ressa, Anak Denada
Malam Hangat Nostalgia, Padi Reborn Rayakan 28 Tahun dengan Sal Priadi dan Fanny Soegi