Belum cukup sampai di situ. Fajar juga punya kemampuan sebagai qari. Banyak yang terkesima saat mendengarkannya melantunkan Surat Ar-Rahman dengan suara merdu dan penuh penghayatan. Bakat yang satu ini benar-benar menambah dimensi baru dari sosok yang sering dicap "cengeng" itu.
Semua popularitasnya tentu berawal dari satu momen pahit: video tangisnya. Video itu menyebar cepat, memancing simpati sekaligus rasa penasaran warganet. Dalam video tersebut, MURIANETWORK.COM terlihat hancur karena ditolak oleh seorang wanita.
Ketenaran itu kemudian membawanya ke layar televisi. Di sana, ia bercerita lebih terbuka.
Begitulah kisah Fajar Sad Boy. Dari pemuda Gorontalo yang patah hati, menjadi sosok multitalenta yang tetap dikenang, jauh setelah air matanya mengering.
Artikel Terkait
BELIFT LAB Tegaskan Heeseung Tak Kembali ke ENHYPEN, Fokus Karier Solo
Pejabat USDA Saksikan Finalis MasterChef Olah Salmon Alaska
Juicy Luicy Manggung Dadakan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta
CALMA Rilis Single Spesial Happy Birthday untuk Rayakan Ulang Tahun ke-6 BIG Records Asia